
Gorontalo, 17 April 2026 – Suasana penuh keceriaan mewarnai kunjungan anak-anak kecil dari MyLiberty Gorontalo ke Living Lab Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka yang berkesempatan belajar langsung tentang dunia pertanian melalui aktivitas menanam, merawat, memanen, dan mengeksplorasi berbagai kegiatan di laboratorium hidup yang dimiliki jurusan.Sejak tiba di lokasi, anak-anak disambut hangat oleh dosen dan mahasiswa Jurusan Agribisnis. Mereka diperkenalkan dengan konsep Living Lab, sebuah ruang pembelajaran terbuka yang menghubungkan teori dengan praktik nyata di lapangan. Anak-anak tampak antusias saat diajak menyiapkan media tanam, menanam bibit, dan merawat tanaman dengan cara sederhana yang mudah dipahami.

Kegiatan semakin seru ketika anak-anak diajak untuk memanen hasil tanaman yang sudah siap. Dengan wajah penuh senyum, mereka belajar bagaimana cara memanen dengan benar agar tanaman tetap terjaga kualitasnya. Tidak hanya itu, e ksplorasi di Living Lab juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengenal berbagai jenis tanaman, teknik budidaya, serta inovasi pertanian berkelanjutan yang sedang dikembangkan oleh UNG.Salah satu siswa kecil dengan polos mengatakan, “Kami senang sekali bisa menanam dan memanen sendiri. Rasanya seperti punya kebun kecil yang bisa dirawat bersama teman-teman.” Ungkapan sederhana itu mencerminkan betapa kegiatan ini memberikan pengalaman nyata yang menyenangkan sekaligus mendidik.
Kepala Sekolah MyLiberty Gorontalo, Ivon Novianti A. H. Mahmud, turut mendampingi anak-anak dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Jurusan Agribisnis UNG atas kesempatan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan pertanian sejak usia dini. “Kami sangat senang dan berencana untuk membuat kegiatan seperti ini lagi. Anak-anak terlihat bahagia dan mendapatkan pengalaman yang tidak bisa mereka peroleh hanya dari buku pelajaran,” ujarnya.Ketua Jurusan Agribisnis UNG, Zulham Sirajuddin, Ph.D., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Living Lab memang dirancang sebagai ruang kolaborasi terbuka bagi masyarakat, termasuk sekolah-sekolah, untuk belajar dan berinteraksi dengan dunia pertanian. “Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap agribisnis dan pertanian berkelanjutan. Dengan cara ini, anak-anak bisa memahami bahwa pertanian adalah bidang yang penuh inovasi dan peluang,” jelasnya.Kunjungan ini ditutup dengan sesi foto bersama, di mana anak-anak tampak ceria sambil memegang hasil panen mereka. Pihak sekolah dan jurusan berkomitmen untuk menjalin kerja sama lebih lanjut agar kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara rutin. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang mendapatkan pengalaman langsung dalam dunia pertanian, sehingga tumbuh generasi yang mencintai alam dan siap berkontribusi bagi masa depan.
Hari Tani Nasional 2023
Hari Lahir Universitas Negeri Gorontalo ke 60
Kegiatan Rapat Kerja "Penguatan dan Akselerasi Program Kerja Tahun 2020" Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo
Tema "Pengembangan Pertanian, Peternakan dan Perikanan Berkelanjutan dalam Mendukung Terwujudnya Kemandirian, Ketahanan Pangan Nasional dan Kesejahteraan Petani, Peternak dan Nelayan"